
Khusyuk bukan berarti kosong dari pikiran, melainkan hadirnya hati bersama apa yang sedang dibaca dan dikerjakan. Berikut langkah praktis melatihnya.
Banyak yang mengeluh sulit khusyuk. Padahal khusyuk bukan sesuatu yang datang tiba-tiba, melainkan hasil latihan yang dilakukan berulang.
Persiapan Sebelum Salat
- Datang lebih awal agar tidak tergesa saat takbir pertama.
- Menyelesaikan urusan mendesak sebelum masuk waktu salat.
- Mematikan atau menyenyapkan ponsel sebelum berdiri di shaf.
Saat Salat Berlangsung
Pahami makna bacaan yang dilafalkan. Membaca terjemahan Al-Fatihah dan surat-surat pendek di luar waktu salat sangat membantu menghadirkan hati ketika membacanya di dalam salat.
Bila pikiran melayang, jangan berhenti atau merasa gagal. Kembalikan perhatian pada bacaan, lalu lanjutkan. Konsistensi jauh lebih berharga daripada kesempurnaan sesekali.

